Mengapa Asparagus Mahal?

Sayuran asparagus ini, bagi sebagian masyarakat Indonesia masih tergolong asing karena memang jarang ditemui di pasar tradisional. Tidak semua juga supermarket menjual sayuran ini.
Di restoran atau hotel bintang empat atau lima, menu sayuran asparagus ini biasanya ada.
Untuk bisa menikmati sayuran ini dalam bentuk sop asparagus bisa dinikmati di beberapa jaringan restoran seperti Imperial Kichen yang ada di mal-mal.
Baca Juga: Menanam Asparagus di Dataran Rendah
Meski sayuran asparagus ini dianggap ‘mahal’ tetapi bila dibandingkan manfaatnya tentu harga ini akan menjadi murah untuk pemeliharaan kesehatan yang lebih baik.
Asparagus ini kaya manfaat, seperti yang dikutip dari agriculture research & extension dimana asparagus antara lain mengandung glutathione, salah satu yang bisa menghambat kanker, antioksidan yang baik untuk radikal bebas, mengandung berbagai vitamin yang sangat dibutuhkan tubuh kita.
Mengapa Sayuran Asparagus Menjadi ‘Mahal’?

Di daerah yang mengalami empat musim, untuk bisa mendapatkan panen perdana membutuhkan waktu sekitar 3 tahun.
Karena di musim dingin tanaman ini mengalamai musim dorman.
Tanaman tidak mengalami pertumbuhan, tapi hanya mampu bertahan, untuk kemudian di musim semi tanaman mulai muncul ke permukaan tanah untuk kemudian bertumbuh, memperkuat perakarannya hingga ke musim panas.
Untuk daerah tropis seperti Indonesia, bila disemai dari biji, tetap juga membutuhkan waktu sekitar 8 bulan untuk bisa panen perdana.
Baca Juga: Budidaya Asparagus di Indonesia
Hanya saja, bila satu tunas baru (asparagus muda) yang enak dijadikan sayur kita panen, tunas baru berikutnya butuh waktu 3 minggu atau 1 bulan.
Apalagi dengan iklim yang panas, produktivitas tanaman ini lebih rendah dibandingkan dengan daerah dingin.
Masa perawatan yang lama dan produktivitas tunas baru/muda yang rendah dan biaya perawatan yang relative tinggi membuat harga sayuran cenderung ‘mahal’.
Tetapi harga ini terbayar oleh manfaatnya yang luar biasa sebagai superfood.
Untuk mengatasi produktivitas yang rendah ini, di kebun Dolala Asparagus, struktur tanah yang kurang subur diperbaiki dengan sistem pertanian organik dan bahan-bahan organik, sehingga tanah lebih dingin, subur, nyaman dan baik bagi pertumbuhan asparagus.

No responses yet